Jakarta, 22 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara mengidentifikasi karakteristik unik mobilitas masyarakat setempat yang berbeda dari pola nasional dalam masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Jika secara nasional puncak kepadatan diprediksi pada 28 Desember, wilayah Sumatera Utara justru memperkirakan puncak akan terjadi lebih awal pada 24 Desember.
Perbedaan karakteristik ini disebabkan oleh faktor sosial budaya masyarakat Sumatera Utara yang mayoritas merayakan Natal. Anwar Yuli Prastyo, Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, menjelaskan bahwa tingginya mobilitas pada 24 Desember dipicu oleh keinginan masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga sebelum perayaan Natal dimulai. “Berbeda dengan prediksi nasional yang memperkirakan puncak kepadatan pada Minggu, 28 Desember, wilayah Sumatera Utara memiliki karakteristik tersendiri,” ujar Anwar.
Pemahaman terhadap karakteristik lokal ini menjadi kunci dalam perencanaan operasional yang efektif. KAI Divre I Sumut telah menyesuaikan strategi persiapannya dengan memfokuskan penambahan kapasitas dan kesiapan sumber daya pada tanggal 24 Desember, berbeda dengan wilayah lain yang mungkin mempersiapkan puncak pada akhir bulan. Prediksi ini didukung oleh data historis tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan pola serupa.
Antisipasi terhadap karakteristik yang berbeda ini juga dituangkan dalam imbauan kepada masyarakat untuk segera memesan tiket, khususnya untuk perjalanan pada 24 Desember. Dengan memahami pola lokal yang spesifik, KAI berharap dapat memberikan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumatera Utara dan memastikan tidak ada yang kehilangan kesempatan berkumpul dengan keluarga di hari yang istimewa.
(Redaksi)

