Jakarta, 19 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia melalui Whoosh mendorong integrasi ekonomi hijau dan wisata dengan teknologi ramah lingkungan. Dalam dua tahun operasional, Whoosh berhasil melayani 12 juta penumpang dengan tingkat ketepatan waktu 99,9 persen dan nol kecelakaan.
Teknologi tinggi yang diterapkan pada Whoosh menjadikannya sistem transportasi efisien energi yang mendukung pembangunan rendah emisi. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa Whoosh telah menjadi wajah baru transportasi hijau Indonesia yang modern dan berkecepatan tinggi. Capaian puncak terjadi pada Juni 2025 ketika Whoosh melayani 26.770 penumpang dalam sehari.
Kehadiran Whoosh mengubah wajah ekonomi kawasan wisata sepanjang lintasannya. Padalarang, Tegalluar, dan Halim bertransformasi menjadi pusat aktivitas pariwisata dan perdagangan dengan pertumbuhan signifikan di sektor akomodasi, kuliner, dan perdagangan. Hingga September 2025, sebanyak 566.829 wisatawan asing telah menggunakan Whoosh, menjadikannya ikon wisata modern Indonesia.
Dampak positif Whoosh meluas ke sektor UMKM dan ekonomi kreatif melalui 188 tenant yang beroperasi di area stasiun. Program Whoosh Official Merchandise di Stasiun Halim dan Padalarang menjadi ruang ekspresi bagi pelaku kreatif muda menghasilkan produk berkualitas. Program loyalitas Frequent Whoosher Card yang mencapai 20.996 kartu menunjukkan kepuasan tinggi pengguna. Kolaborasi dengan LRT Jabodebek, shuttle pariwisata, dan bus feeder membuka akses luas ke destinasi wisata seperti Lembang, Ciwidey, dan Pangalengan, memperkuat integrasi ekonomi hijau dengan sektor wisata melalui teknologi ramah lingkungan.
(Redaksi)

