Jakarta, 2 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menurunkan 54 petugas bantuan keamanan di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto sebagai tindak lanjut dari inspeksi intensif menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Penambahan personel keamanan ini bertujuan untuk memperkuat aspek keselamatan dan memberikan rasa aman kepada penumpang.
Wakil Direktur Utama KAI Dody Budiawan menjelaskan bahwa pengerahan petugas bantuan keamanan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan di lapangan. Ke-54 petugas ini akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri untuk menciptakan sistem keamanan yang solid di stasiun, jalur, dan perlintasan. Kolaborasi lintas institusi ini memastikan pengamanan dilakukan secara komprehensif.
Dody menekankan pentingnya keamanan dalam memberikan kenyamanan kepada penumpang. Selain 54 petugas bantuan keamanan, KAI juga menambah 50 Petugas Penilik Jalan (PPJ) ekstra, 5 Petugas Jaga Lintasan (PJL) ekstra, 3 penjaga daerah rawan, serta 24 customer service mobile. Penambahan personel ini dilakukan untuk memastikan pengawasan yang lebih intensif di berbagai titik.
“Kami memastikan pengawasan di lapangan berjalan lebih intensif, baik pada jalur, perlintasan, maupun fasilitas pendukung lainnya,” ujar Dody. Dengan pengerahan 54 petugas bantuan keamanan yang bekerja sama dengan TNI dan Polri, KAI optimis dapat menghadirkan perjalanan yang aman dan terlindungi bagi masyarakat selama periode liburan akhir tahun.
(Redaksi)

