Jakarta, 21 September 2025 – Upaya peningkatan konektivitas Stasiun Ketapang oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) bertujuan menciptakan mobilitas masyarakat yang semakin lancar dan efisien. Fokus pada kelancaran mobilitas ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis transportasi, tetapi juga mencakup pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan dapat diandalkan bagi seluruh segmen masyarakat yang menggunakan stasiun sebagai transit point menuju berbagai destinasi.
Kelancaran mobilitas diwujudkan melalui optimalisasi berbagai aspek operasional stasiun, mulai dari sinkronisasi jadwal antara 11 kereta pulang pergi reguler dengan jadwal kapal feri di Pelabuhan Ketapang. Koordinasi yang ketat ini memastikan penumpang memiliki waktu tunggu yang minimal dalam melakukan transfer antar moda transportasi. Sistem informasi real-time juga berperan penting dalam memberikan update terkini kepada penumpang tentang status perjalanan dan kemungkinan delay yang mungkin terjadi.
Aspek infrastruktur juga mendapat perhatian khusus dalam meningkatkan kelancaran mobilitas. Rencana pembangunan jembatan penyeberangan yang akan menghubungkan langsung stasiun dengan pelabuhan merupakan game changer yang akan mengeliminasi hambatan fisik dalam perpindahan penumpang. Fasilitas pendukung seperti ruang tunggu yang nyaman, toilet yang bersih, dan area parkir yang memadai juga berkontribusi dalam menciptakan pengalaman mobilitas yang lancar.
“Dengan adanya integrasi ini, mobilitas masyarakat, terutama yang berasal dari Bali dan Nusa Tenggara, menjadi lebih lancar dan efisien,” tegas VP Public Relations KAI, Anne Purba. Peningkatan konektivitas untuk kelancaran mobilitas akan terus menjadi prioritas melalui inovasi teknologi, peningkatan kualitas layanan, dan pengembangan infrastruktur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Target utamanya adalah menciptakan stasiun yang tidak hanya functional tetapi juga memberikan pengalaman mobilitas yang superior bagi seluruh pengguna.
(Redaksi)

