Jakarta, 31 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali meneguhkan posisinya sebagai penyedia layanan transportasi publik yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat perkotaan. Dengan pengamanan ketat, KAI memastikan operasional kereta tetap normal dan dapat diandalkan.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penebalan petugas di stasiun hingga perjalanan kereta. Langkah ini ditujukan untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap keselamatan pengguna dan keberlangsungan operasional.
“KAI berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menggunakan layanan transportasi publik. Petugas kami selalu siaga di lapangan untuk memastikan perjalanan berlangsung kondusif dan fasilitas publik tetap terjaga,” ujar Anne.
KAI Commuter hari ini mengoperasikan 1.030 perjalanan Commuter Line Jabodetabek serta 64 perjalanan Commuter Line Basoetta. Selain itu, LRT Jabodebek juga tetap beroperasi dengan pola akhir pekan, melayani kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah urban.
Komitmen KAI menjaga keamanan dan kenyamanan tidak hanya berhenti pada pengawasan, tetapi juga melalui ajakan kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi menjaga ketertiban. Sinergi antara operator dan pengguna diyakini mampu menjaga keberlangsungan layanan publik.
Anne menegaskan, transportasi publik bukan hanya tanggung jawab penyedia layanan, tetapi juga seluruh pihak yang memanfaatkannya. “Transportasi publik adalah milik bersama. Kami mengajak seluruh pengguna untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta turut merawat fasilitas agar perjalanan dapat dinikmati dengan aman, nyaman, dan andal,” katanya.
Sebagai wujud transparansi, KAI terus memberikan pembaruan informasi melalui kanal resmi perusahaan, Contact Center 121 (021-121), dan aplikasi Access by KAI yang tersedia 24 jam. (Redaksi)

