Jakarta, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menegaskan kesiapan penuh dalam menghadapi musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Mengantisipasi lonjakan volume perjalanan masyarakat, perusahaan memperkuat seluruh unsur prasarana, operasional, serta sumber daya manusia di lapangan. Persiapan ini menjadi prioritas karena periode Nataru dikenal sebagai salah satu momentum mobilitas terbesar sepanjang tahun.
Dalam beberapa pekan terakhir, KAI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan jalur guna memastikan seluruh lintas berada pada kondisi terbaik. Pemeriksaan rel, bantalan, wesel, hingga struktur jembatan dilakukan terus-menerus untuk menekan risiko gangguan yang kerap terjadi pada periode kepadatan tinggi. Tidak hanya itu, sistem persinyalan pun mendapat pengecekan intensif.
KAI menyebut bahwa kesiapan jalur menjadi pondasi utama keselamatan perjalanan pada musim puncak. Lonjakan perjalanan diperkirakan meningkat seiring bertambahnya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda yang aman, stabil, dan tepat waktu. Karena itu, kesiapan prasarana harus dipastikan tanpa celah.
Berbagai unit pekerjaan lapangan juga menerapkan pola monitoring berbasis data, memanfaatkan perangkat kereta ukur untuk memeriksa geometri jalur dan memberikan laporan cepat kepada petugas. Hasil evaluasi langsung ditindaklanjuti dengan pengerjaan korektif demi memastikan standar kualitas tetap terjaga.
Deputy EVP Infrastruktur KAI, Franoto, menjelaskan bahwa kesiapan dalam menghadapi Nataru sudah dirancang sejak jauh hari. “Kami telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan prasarana berada pada kondisi terbaik. Persiapan komprehensif ini merupakan bentuk komitmen KAI untuk memberikan pelayanan aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Franoto.
Selain prasarana jalur, kesiapan armada kereta dan depo perawatan juga mendapat perhatian khusus. KAI memastikan setiap rangkaian yang dioperasikan telah melalui inspeksi teknis sesuai ketentuan keselamatan. Perusahaan berharap kesiapan ini dapat meminimalkan potensi kendala operasional.
Dalam menghadapi musim padat perjalanan, KAI menambah jumlah petugas lapangan, baik pada unit prasarana maupun unit keselamatan. Penempatan personel ekstra ini bertujuan mengoptimalkan respons cepat jika ditemui potensi gangguan. Seluruh wilayah operasi pun menerapkan status siaga penuh.
Kesigapan ini juga didukung oleh peningkatan konektivitas antarlintas yang telah diperkuat melalui pembenahan jalur sepanjang tahun 2025. Dengan jalur yang semakin stabil, mobilitas pelanggan dipastikan dapat berlangsung tanpa hambatan besar.
Melalui rangkaian persiapan tersebut, KAI optimistis dapat menjalankan musim liburan Nataru dengan aman, lancar, dan memuaskan. Perusahaan berharap upaya yang dilakukan mampu memberikan kenyamanan ekstra bagi pelanggan selama periode libur panjang. (Redaksi)

