Jakarta, 20 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan total 26 Kereta Api (KA) tambahan untuk menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat tajam pada akhir tahun seiring tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan libur maupun mudik. Penambahan perjalanan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.
KAI memperkirakan bahwa puncak arus perjalanan terjadi mulai pertengahan Desember hingga awal Januari, sejalan dengan libur panjang sekolah dan cuti bersama nasional. Oleh karena itu, penambahan kapasitas dilakukan untuk rute-rute favorit seperti Jakarta–Yogyakarta, Bandung–Surabaya, Jakarta–Malang, dan sejumlah rute Sumatera. Langkah ini menjadi upaya perusahaan mengimbangi kebutuhan transportasi yang meningkat.
Dari 26 KA tambahan, sebagian besar merupakan kereta jarak jauh dengan layanan ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Penambahan frekuensi perjalanan ini didukung sistem operasional yang telah disiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya, termasuk kesiapan SDM, rangkaian cadangan, dan sarana pendukung lain di stasiun. KAI menegaskan bahwa penambahan ini tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.
Dalam menghadapi periode Nataru, KAI juga bekerja sama dengan Ditjen Perkeretaapian, Kepolisian, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan keamanan perjalanan tetap terjaga. Koordinasi ini meliputi pengamanan jalur, peningkatan pengawasan di stasiun, serta kesiapsiagaan petugas untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan. Keselamatan menjadi prioritas utama selama masa puncak mobilitas.
Selain penambahan KA, KAI juga melakukan peningkatan layanan di stasiun dan dalam perjalanan. Fasilitas ruang tunggu, area boarding, serta layanan informasi diperkuat untuk mengurangi antrean dan menambah kenyamanan penumpang. Teknologi digital seperti sistem check-in mandiri dan pemantauan jadwal real-time turut dioptimalkan.
Penjualan tiket untuk KA tambahan dilakukan bertahap melalui aplikasi dan kanal resmi lainnya. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak dini agar dapat memperoleh jadwal sesuai kebutuhan. KAI memastikan bahwa seluruh tiket tambahan tersedia secara transparan dan dapat diakses oleh masyarakat tanpa perbedaan harga yang tidak wajar.
Sejak beberapa tahun terakhir, kereta api menjadi pilihan populer masyarakat pada masa libur panjang karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, dan biaya yang lebih stabil dibanding moda transportasi lain. Oleh karena itu, penambahan 26 KA ini diharapkan dapat meningkatkan pemerataan perjalanan dan mengurangi penumpukan penumpang.
Selain mendukung kelancaran mobilitas, penambahan KA ini juga menjadi bagian dari kontribusi KAI terhadap perekonomian nasional. Pergerakan manusia selama libur panjang terbukti mendorong peningkatan aktivitas sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa. Dengan meningkatnya konektivitas, daerah tujuan wisata maupun pusat ekonomi turut merasakan dampaknya.
Melalui penyediaan tambahan layanan ini, KAI berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat. Perusahaan berharap libur Nataru 2025/2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, serta memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan perekonomian nasional. (Redaksi)

