Jakarta, 7 Agustus 2025 – KAI Services terus membuktikan komitmennya dalam menciptakan ruang kerja yang inklusif dengan menghadirkan ekosistem ramah difabel di berbagai unit bisnisnya. Salah satu wujud nyatanya adalah kegiatan pembekalan pengenalan lingkungan kerja barista bagi sahabat difabel yang digelar di Loko Café KCIC pada Rabu (6/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberdayakan penyandang disabilitas dan memberikan mereka kesempatan berkontribusi secara nyata di dunia kerja.

Dua sahabat difabel, Destin dan Rendi, menjadi peserta utama dalam program ini. Mereka mendapat kesempatan untuk bekerja sebagai barista di Loko Café, sebuah unit bisnis KAI Services yang dikenal sebagai tempat yang ramah bagi berbagai kalangan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berkarya dan berprestasi di bidang yang mereka tekuni.

Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menegaskan bahwa perusahaan memandang setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki potensi besar untuk berkembang dan mandiri. “KAI Services meyakini bahwa kolaborasi lintas sektor dalam pemberdayaan penyandang disabilitas adalah langkah penting menuju masyarakat yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berdaya saing,” ujar Ririn dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/8).

Program ini juga menjadi kelanjutan dari kegiatan pelatihan barista dan pemberian modal usaha yang sebelumnya dilaksanakan di Kafetaria Indosiar, Jakarta, pada Senin (21/7). Dengan kesinambungan kegiatan ini, KAI Services ingin memastikan bahwa pemberdayaan yang dilakukan memberikan hasil berkelanjutan, bukan sekadar program sesaat.

Selain pelatihan, KAI Services menyerahkan bantuan usaha secara simbolis kepada peserta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka merintis usaha mandiri di bidang kuliner, khususnya kopi, sehingga membuka peluang penghasilan yang stabil.

Dalam kegiatan ini turut hadir jajaran direksi KAI Services, pendamping sahabat difabel Ibu Umi Suminah (Pekerja Sosial Pendamping Penerima Manfaat), serta Ibu Ica dari Humas Sentra Mulyajaya (UPT Kemensos). Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral dan teknis yang dibutuhkan oleh para peserta.

KAI Services juga menggandeng Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar sebagai mitra dalam program ini. Kolaborasi ini memperkuat upaya pemberdayaan dan menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di berbagai sektor.

Melalui ekosistem ramah difabel yang dibangun, KAI Services berharap setiap unit bisnisnya bisa menjadi contoh nyata bahwa dunia usaha dapat berperan aktif dalam menciptakan kesetaraan dan peluang yang setara bagi semua kalangan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *