Jakarta, 27 Oktober 2025 — Respons cepat dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) pasca-terjadinya anjlogan KA Purwojaya di Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi. Selain memulihkan jalur dan ketepatan waktu perjalanan, KAI juga memberikan kompensasi kepada pelanggan terdampak sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa pemberian kompensasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama beberapa hari terakhir. Pelanggan yang terdampak telah mendapatkan layanan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Dalam regulasi tersebut, pelanggan berhak atas pengembalian penuh apabila keterlambatan keberangkatan mencapai lebih dari satu jam. Jika keterlambatan berlangsung lebih lama, pelanggan juga memperoleh minuman ringan, makanan ringan, hingga makanan berat.
KAI memastikan proses pengembalian biaya tiket dilakukan dengan mudah melalui loket stasiun atau transfer ke rekening pelanggan paling lambat 1×24 jam setelah pembatalan dilakukan. Langkah ini menunjukkan keseriusan KAI dalam melayani pelanggan dengan cepat dan transparan.
Selain itu, pelanggan yang perjalanannya dialihkan melalui rute memutar juga diberikan pilihan untuk membatalkan perjalanan dan mendapatkan pengembalian penuh. Hingga saat ini, total 10.693 tiket telah dibatalkan sebagai bagian dari mekanisme service recovery.
Anne menegaskan, setiap masukan dari pelanggan menjadi bahan penting untuk perbaikan sistem layanan di masa mendatang. “Kami menerima banyak masukan dari pelanggan terkait pelaksanaan service recovery. Semua masukan tersebut menjadi bahan penting bagi kami untuk memperbaiki sistem layanan agar lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” tuturnya.
KAI juga memastikan seluruh saluran komunikasi terbuka bagi pelanggan melalui Contact Center 121 dan kanal media sosial resmi. Petugas di lapangan pun siap membantu pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan kompensasi.
Dengan berbagai langkah tersebut, KAI berharap masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan, baik dalam kondisi normal maupun darurat. (Redaksi)

