Jakarta, 9 November 2025 – Jelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi membuka penjualan tiket untuk seluruh relasi perjalanan. Di wilayah Daop 7 Madiun, masyarakat kini dapat memesan tiket keberangkatan sesuai sistem H-45 yang diberlakukan secara nasional. KAI mengingatkan bahwa momen libur panjang dapat memicu peningkatan pembelian secara signifikan.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan bahwa masyarakat sudah bisa memesan tiket untuk perjalanan hingga 24 Desember 2025. “Sedangkan pada Senin (10/11/2025), tiket untuk keberangkatan Kamis, 25 Desember 2025, sudah bisa dipesan, dan seterusnya,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya kesiapan jadwal perjalanan. Dengan penjualan yang dibuka bertahap, masyarakat disarankan memantau ketersediaan tiket lebih sering. Libur akhir tahun merupakan salah satu periode paling ramai dalam setahun sehingga potensi ketersediaan tiket mengecil dalam waktu singkat.
Zainul menjelaskan bahwa semua kanal resmi penjualan dapat digunakan untuk mengakses tiket, seperti aplikasi Access by KAI dan situs kai.id. “Masyarakat kami imbau untuk cek secara berkala karena pemesanan tiket masih bertahap dikarenakan perubahan jadwal dan pola perjalanan KA,” tambahnya.
KAI juga menerapkan sistem antrean saat terjadi lonjakan pembelian. Sistem ini menjadi mekanisme pengatur agar proses pemesanan tetap stabil tanpa kendala teknis. Pengguna akan mendapatkan estimasi waktu tunggu sebelum diarahkan masuk ke halaman pembelian tiket.
Untuk memperlancar pemesanan, KAI kembali mengingatkan empat hal penting: memastikan jadwal keberangkatan, meninjau data penumpang, mengecek rute stasiun, serta memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun. Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu calon penumpang menghindari kesalahan umum.
Sebelum menutup keterangan, Zainul kembali menegaskan imbauan terkait aplikasi. “Saat proses pemesanan, calon penumpang disarankan untuk tidak menutup jendela aplikasi agar tetap terhubung dengan sistem,” ujarnya. Informasi ini diharapkan membantu masyarakat merencanakan perjalanan Nataru dengan lebih matang. (Redaksi)

