Jakarta, 16 Oktober 2025 — Dalam memperingati Hari Pangan Sedunia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan langkah konkret untuk memperluas layanan logistik pertanian ke lebih banyak daerah di Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan hasil pertanian dapat terdistribusi dengan cepat, efisien, dan ramah lingkungan.
KAI mencatat sepanjang Januari–September 2025, sebanyak 16.110 ton pupuk berhasil diangkut ke berbagai sentra pertanian. Volume tertinggi terjadi pada Mei 2025 dengan total 4.110 ton, bertepatan dengan periode tanam yang menjadi momen penting bagi para petani.
“Setiap karung pupuk yang kami bawa membawa harapan petani terhadap panen yang lebih baik. Rel yang kami bangun dan rawat setiap hari menghubungkan hasil kerja keras petani dengan pasar,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.
Anne menjelaskan, perluasan layanan logistik ini tidak hanya berfokus pada peningkatan volume angkutan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan berbasis digital. Melalui sistem logistik terintegrasi, proses pengiriman dapat dipantau secara akurat dari pusat hingga titik distribusi akhir.
Selain meningkatkan efisiensi, langkah ini juga mendukung pengurangan emisi karbon melalui pemanfaatan transportasi berbasis rel. KAI menegaskan bahwa transportasi ramah lingkungan merupakan masa depan logistik nasional yang berkelanjutan.
“Ketahanan pangan bergerak bersama efisiensi logistik. Kami memilih jalur hijau, transportasi berbasis rel yang hemat energi dan rendah emisi untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional,” ujar Anne.
Momentum Hari Pangan Sedunia menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak dapat terwujud tanpa sistem distribusi yang tangguh. KAI hadir untuk memastikan hasil kerja keras petani dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.
Melalui jaringan rel yang terus diperluas dan layanan yang terus diperbarui, KAI berkomitmen menjadi mitra strategis sektor pertanian dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan ekonomi nasional. (Redaksi)

