Jakarta, 22 Oktober 2025 – Penguatan kualitas pelayanan pelanggan terus menjadi prioritas KAI Services yang diwujudkan melalui program pelatihan sumber daya manusia dengan fokus pada pembelajaran hospitality. Kegiatan yang diselenggarakan pada 16 Oktober di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta ini diikuti oleh 65 petugas kebersihan dan parkir yang antusias untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam melayani masyarakat dengan lebih baik.
Tim hospitality dari kantor pusat yang menjadi narasumber dalam pelatihan ini menyampaikan berbagai materi strategis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta. Materi pertama membahas tentang pentingnya membangun pola pikir melayani yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Peserta diajarkan untuk memahami bahwa setiap tindakan mereka, sekecil apapun, dapat memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan secara keseluruhan. Mereka juga mempelajari perbedaan fundamental antara pelayanan yang hanya memenuhi standar dengan hospitality yang memberikan pengalaman berkesan melalui ketulusan dan perhatian personal.
Pembelajaran dilanjutkan dengan materi tentang teknik menangani keluhan pelanggan yang efektif dan empatik. Para peserta dibekali dengan keterampilan untuk mengidentifikasi kebutuhan di balik setiap keluhan, merespons dengan cara yang tidak defensif, dan menawarkan solusi yang memuaskan kedua belah pihak. Mereka diajarkan untuk melihat setiap keluhan sebagai peluang untuk memperbaiki layanan dan membangun kepercayaan pelanggan. Materi tambahan tentang faktor personal dalam layanan, standar kualitas yang harus dicapai, serta berbagai bentuk aksi hospitality praktis juga disampaikan untuk melengkapi pemahaman peserta secara menyeluruh.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan tujuan strategis dari pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan basic hospitality ini bertujuan agar para peserta yang terdiri dari tim parkir dan cleaning dapat meningkatkan kualitas dalam memberikan pelayanan kepada para pelanggan. “Kami juga mengharapkan materi yang disampaikan ini dapat diterapkan peserta dalam menjalani pekerjaan sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan resmi pada 21 Oktober, menekankan bahwa implementasi praktis adalah kunci untuk mencapai peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan.
(Redaksi)

