Jakarta, 20 November 2025 – Menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kesiapan sarana dan prasarana untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat. KAI menegaskan bahwa seluruh komponen operasional, baik sarana maupun prasarana, tengah menjalani inspeksi ketat untuk menjamin keamanan perjalanan pelanggan.

EVP Humas KAI Joni Martinus menjelaskan bahwa pemeriksaan sarana dilakukan secara menyeluruh mencakup kondisi lokomotif, rangkaian kereta, sistem pengereman, hingga fasilitas kenyamanan pelanggan. KAI ingin memastikan setiap kereta beroperasi dalam kondisi terbaik selama periode Nataru yang biasanya mengalami lonjakan jumlah penumpang.

Selain sarana, pengecekan prasarana juga menjadi fokus utama. Joni menyebut bahwa jalur rel, persinyalan, jembatan, dan terowongan diperiksa secara berkala oleh tim teknis. Seluruh komponen harus memenuhi standar kelayakan dan keselamatan agar perjalanan dapat berlangsung lancar tanpa hambatan teknis.

KAI juga menyiagakan tim reaksi cepat di titik-titik tertentu untuk mengantisipasi kondisi darurat. Tim ini akan bertugas 24 jam selama periode libur, memastikan penanganan cepat apabila terjadi gangguan atau kebutuhan mendesak lain. Hal ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Selain aspek teknis, KAI menambah jumlah petugas keamanan untuk menjaga situasi di stasiun tetap kondusif. Petugas akan ditempatkan di area-area strategis seperti pintu masuk, ruang tunggu, dan peron untuk memastikan kelancaran arus penumpang. Pemantauan CCTV juga ditingkatkan sebagai langkah preventif.

KAI turut memperkuat kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, pemerintah daerah, dan pihak kepolisian untuk memastikan pengamanan perjalanan selama Nataru. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam menjaga keselamatan publik di masa puncak perjalanan.

Di sisi layanan pelanggan, KAI menyediakan fasilitas pendukung mulai dari loket tambahan, layanan informasi terpadu, hingga fasilitas digital untuk mempermudah pengecekan jadwal dan status perjalanan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama berada di stasiun.

Selain itu, KAI menyelenggarakan kampanye edukasi kepada pelanggan mengenai pentingnya menjaga keselamatan selama perjalanan, termasuk aturan membawa barang dan prosedur evakuasi darurat. Edukasi ini diharapkan membantu menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan aman.

Joni menegaskan bahwa seluruh persiapan dilakukan demi memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Nataru. “Kami berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman dan andal, dengan kesiapan sarana dan prasarana yang optimal,” ujarnya. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *