Jakarta, 9 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya menghadirkan layanan KA Rajabasa yang inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Dengan tarif bersubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO), layanan ini dirancang agar masyarakat dengan berbagai latar belakang ekonomi tetap dapat menikmati transportasi yang aman dan terjangkau.

KA Rajabasa telah memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di Sumatra Selatan dan Lampung dengan melayani perjalanan Tanjungkarang–Kertapati sejauh 388 kilometer. Tarif terjauh Rp32.000 menjadi faktor utama yang memungkinkan masyarakat berpendapatan rendah sekalipun tetap dapat melakukan perjalanan antarwilayah tanpa beban biaya tinggi.

KAI memastikan kualitas layanan tetap dijaga, termasuk ketepatan waktu dan keselamatan perjalanan. “Melalui PSO, KAI memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati transportasi yang aman, terjangkau, dan berkesinambungan,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba. Kutipan tersebut menggambarkan konsistensi KAI dalam memastikan layanan PSO hadir secara merata.

Akses layanan yang inklusif juga terlihat dari jangkauan stasiun yang dilintasi kereta tersebut. Desa, kecamatan, hingga kota-kota sedang seperti Kotabumi, Martapura, dan Baturaja kini memiliki akses mobilitas lebih luas berkat keberadaan KA Rajabasa. Hal ini memudahkan masyarakat dalam aktivitas pendidikan, pekerjaan, dan perdagangan.

KA Rajabasa juga dirancang agar ramah bagi kelompok rentan. Fasilitas layanan pelanggan, ruang tunggu yang memadai, serta dukungan petugas di stasiun membantu memastikan pengalaman perjalanan yang aman bagi penyandang disabilitas, lansia, hingga ibu hamil. KAI terus melakukan evaluasi untuk memastikan fasilitas tersebut sesuai kebutuhan.

Selain itu, layanan yang inklusif memperkuat peran KA Rajabasa dalam mendukung pemerataan pembangunan. Dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau, masyarakat dapat mengakses lebih banyak peluang sosial maupun ekonomi di luar daerah mereka. Hal ini penting untuk mendorong pertumbuhan masyarakat secara lebih merata.

KAI juga memanfaatkan platform digital seperti Access by KAI untuk mempermudah pemesanan tiket, memastikan akses layanan dapat dijangkau pelanggan dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang berada di wilayah suburban. Akses digital ini turut memperluas jangkauan layanan KA Rajabasa.

Melalui komitmen ini, KAI berharap KA Rajabasa terus menjadi moda transportasi inklusif yang menyediakan akses mobilitas merata, sehingga seluruh masyarakat dapat bergerak lebih bebas dan aman dalam mendukung aktivitas harian mereka. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *