Jakarta, 27 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat performa solid dalam layanan angkutan peti kemas dengan mengangkut 4.103.731 ton barang selama Januari hingga Oktober 2025. Angka ini memperlihatkan kontribusi signifikan kereta api dalam menjaga kelancaran distribusi barang yang menjadi urat nadi ekonomi nasional.

Vice President Corporate Communications KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh keunggulan operasional kereta api yang mampu mengangkut barang dalam volume besar dengan tingkat keamanan tinggi. Pelaku industri memanfaatkan layanan ini untuk memastikan pengiriman tepat waktu dan meminimalkan risiko kerusakan barang. Stabilitas pasokan yang terjaga berdampak langsung pada keberlanjutan produksi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat luas.

Antisipasi terhadap pemberlakuan kebijakan Over Dimension Over Load pada 2027 menjadi momentum bagi KAI untuk memperkuat peran strategisnya. Dengan kapasitas satu rangkaian mencapai 1.080 ton atau setara 60 truk, kereta api menawarkan solusi yang jauh lebih efisien. “Hal tersebut membantu menjaga ritme produksi industri dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan secara stabil,” ujar Anne. Keuntungan ini tidak hanya dirasakan pengusaha tetapi juga masyarakat melalui berkurangnya kerusakan jalan dan kemacetan.

Konektivitas dengan pelabuhan-pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Tanjung Mas, dan Tanjung Perak menjadi kunci integrasi sistem logistik KAI. Kedekatan jalur kereta dengan simpul pelabuhan memungkinkan perpindahan moda yang efektif antara kereta, truk, dan kapal. Rencana pengembangan meliputi optimalisasi jalur eksisting, modernisasi fasilitas bongkar muat, dan penerapan teknologi digital untuk mempercepat alur barang dari awal hingga akhir. Langkah komprehensif ini diharapkan membentuk ekosistem logistik yang tangguh dan mendukung daya saing ekonomi Indonesia.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *