Jakarta, 24 November 2025 – Pondasi jalur kereta menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga kelancaran perjalanan, terutama pada masa libur panjang ketika beban operasional meningkat. Untuk itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah hampir 190 ribu meter kubik batu kricak guna memperkuat struktur jalur di berbagai lintas.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penguatan pondasi jalur merupakan bagian dari strategi memastikan stabilitas dan keselamatan perjalanan, terlebih jelang Angkutan Nataru 2025/2026 yang diprediksi melibatkan jutaan pelanggan.

“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, keamanan, kenyamanan, dan kebersihan harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Anne.

Batu kricak atau ballast berfungsi menjaga posisi rel tetap stabil, menyerap getaran, dan mendistribusikan beban rangkaian ke tanah. Dengan penambahan 189.883 meter kubik batu kricak, jalur kini memiliki fondasi yang jauh lebih kuat untuk menghadapi intensitas perjalanan tinggi.

Pekerjaan penguatan jalur ini juga diiringi dengan penggantian rel sepanjang 84.525 meter, termasuk peningkatan tipe rel menjadi R54 yang lebih besar dan kokoh. Pembaruan ini memungkinkan kereta melintas dengan kecepatan lebih stabil dan risiko gangguan yang lebih rendah.

KAI juga menuntaskan penggantian 150 wesel untuk memastikan perpindahan jalur berlangsung aman dan lancar. Peningkatan perangkat ini berperan penting dalam menjaga kelancaran operasi pada titik-titik simpang yang menjadi sentral dalam pengaturan perjalanan kereta.

“Penggunaan rel berukuran lebih besar dan perangkat prasarana yang baru akan meningkatkan kestabilan perjalanan, mendukung kecepatan operasional kereta, serta yang terpenting meningkatkan keselamatan,” jelas Anne.

Dalam konteks keberlanjutan, KAI turut memasang 12.084 bantalan sintetis sebagai pengganti bantalan kayu untuk memperpanjang umur prasarana sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Pekerjaan ini ditargetkan selesai sepenuhnya sebelum masa Angkutan Nataru, sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan kenyamanan dan keamanan optimal di tengah tingginya mobilitas akhir tahun.

“Seluruh peningkatan prasarana ini kami lakukan untuk memastikan para pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat khususnya pada masa Angkutan Nataru 2025/2026. Melalui berbagai pembenahan yang terus kami lakukan, KAI berkomitmen untuk Semakin Melayani masyarakat dengan menghadirkan layanan transportasi yang andal, responsif, dan siap mendukung momen berharga pelanggan bersama keluarga di akhir tahun,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *