Jakarta, 7 Oktober 2025 – Transformasi digital PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan hasil yang luar biasa. Melalui aplikasi Access by KAI, perusahaan berhasil menguasai pasar penjualan tiket kereta api secara daring dengan dominasi mencapai 72,96 persen dari total transaksi nasional. Inovasi ini tak hanya memudahkan pelanggan, tetapi juga membawa misi keberlanjutan dengan fitur jejak karbon digital (carbon footprint).

Data mencatat sepanjang Januari hingga September 2025, Access by KAI telah membukukan 19.368.926 transaksi tiket kereta api, naik 15,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 16.827.502 transaksi. Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital KAI yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna.

Hingga akhir September 2025, aplikasi tersebut mencatat 25,86 juta akun terdaftar, dengan 8,23 juta pengguna aktif dalam 30 hari terakhir. Capaian ini menegaskan bahwa Access by KAI bukan sekadar aplikasi pembelian tiket, melainkan platform mobilitas digital yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa keberhasilan Access by KAI menjadi bukti keseriusan KAI dalam mewujudkan transportasi yang efisien dan berkelanjutan.

“KAI terus mendengarkan masukan pelanggan dan menjadikannya dasar pengembangan layanan. Access by KAI bukan hanya aplikasi pembelian tiket, tetapi bagian dari gaya hidup digital yang mendukung mobilitas hijau,” ujar Anne.

Selain mempermudah proses pembelian tiket, Access by KAI juga menyediakan berbagai layanan tambahan, mulai dari pemesanan hotel, layanan E-Porter, hingga pembayaran tagihan listrik. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek untuk mendukung konektivitas antar moda.

Kehadiran fitur carbon footprint menambah nilai lebih bagi pelanggan. Fitur ini mengedukasi pengguna untuk lebih sadar terhadap emisi karbon yang dihasilkan dari perjalanan mereka, serta mendorong pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa transformasi digital KAI lahir dari aspirasi mereka. Access by KAI akan terus kami kembangkan sebagai mitra perjalanan yang nyaman, praktis, dan berorientasi pada masa depan hijau,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *