Jakarta, 16 Oktober 2025 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan data pelanggan melalui penerapan ISO 27001:2013, bagian dari 36 sertifikat ISO yang dimiliki perusahaan. Peringatan Hari Standar Dunia 2025 menjadi momen bagi KAI menegaskan integritas sistem digitalnya.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menekankan visi “Be a National Integrated Logistics Toward World Class Railways Operator,” yang diwujudkan melalui penerapan standar internasional di seluruh layanan.

“Setiap sertifikat ISO yang diterapkan KAI merupakan bukti independen bahwa perusahaan beroperasi sesuai standar internasional yang ketat. Ini menunjukkan dedikasi KAI dalam menjaga kualitas layanan, transparansi tata kelola, serta tanggung jawab terhadap lingkungan dan keselamatan pelanggan,” ujar Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji.

36 ISO KAI mencakup enam bidang strategis, termasuk manajemen mutu, anti penyuapan, lingkungan, keselamatan kerja, keamanan informasi, dan manajemen arsip.

ISO 14001:2015 di unit perawatan seperti Dipo Lokomotif Cirebon dan Balai Yasa Yogyakarta menunjukkan kepedulian KAI terhadap lingkungan. “Bengkel-bengkel besar tempat perawatan kereta kini sudah menjalankan proses yang ramah lingkungan,” tambah Raden Agus.

Lebih dari 18.000 petugas operasional KAI telah bersertifikasi kompetensi sesuai standar nasional dan internasional. “Sertifikasi ini memastikan bahwa seluruh petugas yang terlibat dalam operasional kereta api memiliki kompetensi dan tanggung jawab tinggi dalam menjaga keselamatan perjalanan,” jelas Raden Agus.

Penerapan ISO 27001:2013 memperkuat perlindungan sistem digital perusahaan dari ancaman siber, sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan.

Dengan seluruh standar internasional diterapkan secara konsisten, KAI menegaskan posisi Indonesia di transportasi modern dunia. “Standar bukan hanya simbol prestasi, tetapi fondasi kepercayaan publik. Melalui penerapan ISO dan inovasi berkelanjutan, KAI berkomitmen menghadirkan transportasi publik yang andal, transparan, dan berdaya saing global,” tutup Raden Agus. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *