Jakarta, 06 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan seiring meningkatnya permintaan terhadap transportasi publik berbasis rel. Dengan pertumbuhan jumlah penumpang KRL yang terus menunjukkan tren positif, KAI berupaya memastikan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama.
Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap langkah KAI dalam memperluas dan memperkuat sistem transportasi rakyat. “Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujarnya dalam sambutan peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta.
Dukungan dari pemerintah menjadi landasan kuat bagi KAI untuk mempercepat penyediaan armada baru serta melakukan modernisasi infrastruktur perkeretaapian nasional.
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menjelaskan bahwa peningkatan permintaan terhadap layanan KRL menunjukkan kepercayaan publik terhadap transportasi massal yang efisien. “Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan agar sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan masyarakat,” katanya.
KAI menargetkan hingga 2029 jumlah penumpang KRL dapat mencapai 490 juta orang, didukung oleh tambahan 30 rangkaian KRL baru yang akan memperluas kapasitas operasional di Jabodetabek dan kota besar lainnya.
Selain pengadaan armada, KAI juga memperkuat integrasi digital melalui sistem tiket pintar dan peningkatan fasilitas stasiun untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun transportasi publik berkelanjutan yang mendukung pengurangan emisi dan peningkatan konektivitas kota.
Dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah, KAI berkomitmen menjaga pelayanan publik yang semakin unggul, inklusif, dan efisien. (Redaksi)

