Jakarta, 28 Agustus 2025 – Implementasi konsep smart station oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi langkah strategis dalam optimalisasi pendapatan non-farebox yang memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pengguna. Konsep stasiun pintar ini mengintegrasikan teknologi dengan pengembangan lifestyle dan retail untuk menciptakan layanan yang responsif dan adaptif.
Smart station yang dikembangkan menggabungkan sistem transportasi cerdas dengan fasilitas komersial dan lifestyle yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan real-time pengguna. Program ini menciptakan lingkungan yang interaktif dan responsif terhadap berbagai dinamika yang terjadi di kawasan stasiun strategis.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa implementasi smart station merupakan bagian dari transformasi digital KAI dalam menghadapi era teknologi modern. “Smart station memungkinkan kami untuk memberikan layanan yang lebih personal dan efisien sambil mengoptimalkan potensi non-farebox melalui teknologi,” kata Anne.
Program Lifestyle Hub yang mengintegrasikan teknologi smart station dengan kawasan hunian dan komersial menciptakan ecosystem digital yang berkelanjutan. Dengan pertumbuhan pelanggan yang mencapai 286.571.681 pada Januari-Juli 2025, implementasi smart station memiliki foundation yang kuat untuk menciptakan pengalaman transportasi yang lebih cerdas dan memberikan nilai tambah melalui berbagai layanan non-farebox yang inovatif.
(Redaksi)

