Jakarta, 30 Desember 2025 – KAI Group memastikan layanan transportasi publik tetap aman dan andal hingga awal Tahun 2026. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan keselamatan, kesiapan operasional, serta peningkatan kapasitas layanan selama periode Angkutan Nataru.

Seluruh langkah kesiapan tersebut disusun secara terintegrasi dengan menempatkan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama. KAI Group melakukan pemeriksaan dan pengawasan berlapis terhadap sarana, prasarana, serta sumber daya manusia.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kesiapan ini menjadi kunci kelancaran mobilitas masyarakat di akhir tahun.

 “KAI Group memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sumber daya manusia berada dalam kondisi siap operasi melalui rangkaian pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan berlapis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di penghujung tahun,” ungkap Anne.

Selain aspek keselamatan, KAI Group juga meningkatkan kapasitas angkut hingga 49.635.448 tempat duduk atau naik 8,9 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya. Peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Frekuensi perjalanan juga ditingkatkan menjadi 40.493 perjalanan atau bertambah 2,6 persen. Penyesuaian ini diharapkan mampu menjaga distribusi penumpang tetap terkendali dan perjalanan berlangsung aman.

Pada malam pergantian tahun, layanan perkotaan seperti LRT Jabodebek dan Commuter Line Jabodetabek beroperasi lebih lama guna melayani masyarakat hingga dini hari.

Selama periode 18–29 Desember 2025, KAI Group tercatat telah melayani 17.952.187 pelanggan dari berbagai layanan. Capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel.

“KAI Group akan terus memantau dinamika pergerakan penumpang hingga puncak libur Tahun Baru 2026. Melalui penguatan keselamatan, kesiapan operasional, dan peningkatan kapasitas layanan, KAI Group memastikan transportasi publik tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas, aktivitas sosial, dan perputaran ekonomi pada awal tahun 2026,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *