Jakarta, 30 Desember 2025 – Tingginya pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kenyamanan transportasi publik. Di tengah lonjakan jumlah penumpang tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak seluruh pelanggan untuk turut menjaga kebersihan lingkungan stasiun dan kereta api.
Berdasarkan data KAI, hingga Selasa, 30 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket perjalanan Nataru periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 3.641.341 tiket. Angka tersebut terdiri atas 3.016.104 tiket kereta api jarak jauh atau setara 109,2 persen dari kapasitas yang disediakan, serta 625.237 tiket kereta api lokal atau 83,9 persen dari total kapasitas.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI telah menjalankan pengelolaan kebersihan secara menyeluruh melalui petugas dan fasilitas yang tersedia. Namun demikian, peran aktif pelanggan tetap menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan perjalanan yang tertib dan nyaman.
“KAI memastikan kebersihan melalui petugas dan fasilitas yang tersedia. Di saat yang sama, kami mengajak pelanggan untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan stasiun dan kereta. Kolaborasi ini penting agar ruang publik tetap nyaman digunakan bersama,” ujar Anne.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, KAI telah menyediakan tempat sampah terpilah di area stasiun, waste bag di setiap kursi penumpang, serta fasilitas water station gratis di 51 stasiun kereta api jarak jauh. Pelanggan juga diimbau membawa tumbler pribadi guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama perjalanan.
Untuk memastikan kebersihan tetap terjaga, KAI menyiagakan ribuan petugas kebersihan yang dikelola oleh KAI Services. Petugas tersebut mencakup On Station Cleaning, On Trip Cleaning, hingga petugas cuci kereta yang bertugas memastikan kebersihan interior dan eksterior sarana sebelum dioperasikan.
Khusus selama periode angkutan Nataru, KAI mengerahkan tambahan 2.483 tenaga kebersihan. Jumlah tersebut terdiri dari 145 petugas On Station Cleaning, 198 petugas On Trip Cleaning, serta 147 petugas cuci kereta yang mendukung kelancaran layanan hingga 4 Januari 2026.
Selain itu, KAI Services juga menurunkan 34 personel kampanye “Liburan Tanpa Sampah” di sejumlah stasiun besar. Petugas kampanye ini berinteraksi langsung dengan pelanggan sebagai sarana komunikasi dua arah untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan ruang publik.
Anne menambahkan, pada puncak arus Nataru, jumlah pelanggan harian mencapai 269.723 orang pada 28 Desember 2025. Sejumlah stasiun seperti Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Bandung, dan Surabaya Pasar Turi tercatat menjadi stasiun keberangkatan dan tujuan favorit masyarakat.
“Hingga 30 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket kereta ekonomi komersial tarif diskon telah mencapai 1.273.874 tiket atau 85 persen dari total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan. Informasi ketersediaan tiket tarif diskon dapat dicek melalui aplikasi Access by KAI,” tutup Anne.
Anne menegaskan bahwa stasiun dan kereta api merupakan sarana publik yang dikelola KAI dan digunakan bersama oleh masyarakat. Oleh karena itu, kebersihannya perlu dirawat secara kolektif agar tetap nyaman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Sejalan dengan itu, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, termasuk memanfaatkan program diskon tarif hingga 30 persen yang berlaku mulai 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026. (Redaksi)

