Jakarta, 21 September 2025 – Kombinasi pendampingan personal dan inovasi digital menjadi formula unik PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam mendorong UMKM naik kelas. Program yang melibatkan hampir 200 UMKM binaan ini mengintegrasikan human touch dengan teknologi modern untuk memberikan support yang komprehensif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan Kick Off Sertifikasi UMKM di Aston Pasteur Hotel, Bandung, memperkenalkan pendekatan hybrid yang menggabungkan mentoring tradisional dengan pemanfaatan teknologi digital. Program ini menyadari bahwa transformasi UMKM di era digital membutuhkan kombinasi antara guidance yang personal dengan adopsi teknologi yang tepat guna.
Aspek inovasi digital dalam program ini tidak hanya terbatas pada penggunaan tools modern, tetapi juga mencakup pemahaman tentang artificial intelligence dan implementasinya dalam konteks bisnis UMKM. Materi yang disampaikan oleh CEO Rumah BUMN Palangka Raya memberikan perspektif futuristik tentang bagaimana teknologi dapat menjadi enabler bagi pertumbuhan bisnis.
Pendampingan yang berkelanjutan memastikan UMKM dapat mengimplementasikan pengetahuan dan tools yang diperoleh secara efektif. “Melalui sertifikasi, pendampingan, dan inovasi, KAI berkomitmen mencetak UMKM yang tidak hanya berdaya saing di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” tegas Raden Agus Dwinanto Budiadji, Executive Vice President of Corporate Secretary KAI.
(Redaksi)

