Jakarta, 28 Agustus 2025 – Konsep Transit Oriented Development (TOD) dijadikan strategi KAI untuk memperluas pendapatan non-farebox (NFB) dan menciptakan kawasan terintegrasi di sekitar stasiun. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menekankan pentingnya sinergi antara transportasi, hunian, dan pusat bisnis dalam satu kawasan terpadu.

“Pengembangan TOD memungkinkan KAI menghadirkan hunian, perkantoran, dan pusat perbelanjaan di area stasiun, sehingga memberikan nilai komersial berlipat dan kemudahan akses bagi warga kota,” terang Anne (Redaksi). Proyek percontohan di Stasiun Sudirman Baru menargetkan penyelesaian 2026, meliputi apartemen vertikal dan coworking space terhubung langsung dengan platform kereta.

Selain meningkatkan NFB, TOD juga mendukung konsep kota cerdas dan berkelanjutan dengan meminimalkan penggunaan kendaraan pribadi. KAI menggandeng pengembang properti terkemuka untuk memastikan desain bangunan ramah lingkungan dan hemat energi.

Pada pelaksanaan pilot project, KAI mencatat peningkatan kunjungan non-penumpang hingga 30% di kawasan TOD dan lonjakan transaksi commercial lease sebesar 18%. Hasil ini mendorong KAI memperluas program TOD ke stasiun-stasiun lain sebagai pilar pertumbuhan pendapatan NFB jangka panjang (Redaksi).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *