Jember, 22 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember bersama Polres Jember menegaskan komitmen untuk melindungi aset perusahaan dan operasional kereta. Audiensi di Mapolres Jember pada Selasa (22/10) menjadi ajang koordinasi strategis kedua institusi.
Hadir Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, SH, S.I.K, M.Si, Kasat Intelkam AKP Hari Subagyo, SH, dan Kanit Lantas Ipda Tommy Nur Alamsyah. Dari pihak KAI Daop 9 hadir Vice President Hengky Prasetyo, Manager Pengamanan Kolonel (PAS) Nevy Dennyson, dan Manager Hukum dan Humas Cahyo Widiantoro.
Pertemuan membahas penegakan hukum, pengamanan jalur kereta, perlindungan aset, sosialisasi keselamatan, dan penataan stasiun. Semua pihak menekankan koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program.
Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Condroputra, menegaskan: “Kami siap bersinergi dengan KAI, baik dalam penegakan hukum di area perkeretaapian maupun sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin di perlintasan sebidang.”
Selain itu, penataan stasiun menjadi fokus utama untuk menciptakan lingkungan nyaman bagi penumpang dan mempermudah pengawasan keamanan.
Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, menambahkan: “KAI Daop 9 Jember berkomitmen menjaga keamanan operasional dan aset perusahaan, namun hal itu tentu memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk aparat kepolisian. Kami sangat mengapresiasi dukungan Kapolres Jember yang juga memberikan perhatian terhadap keselamatan di perlintasan serta penataan Stasiun Jember yang diharapkan turut mendorong peningkatan pendapatan daerah.”
Sinergi ini juga menekankan sosialisasi keselamatan agar masyarakat lebih disiplin di perlintasan sebidang, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Dengan langkah koordinatif ini, KAI Daop 9 dan Polres Jember optimistis dapat melindungi aset, menjaga operasional kereta, dan menciptakan perkeretaapian yang aman.
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi efektif antara BUMN dan aparat keamanan. (Redaksi)

