Madiun, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah meluncurkan program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” pada 30 Oktober 2025. Program ini merupakan wujud nyata komitmen KAI untuk berperan lebih jauh sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, melampaui peranannya sebagai penyedia jasa transportasi. Inisiatif ini lahir dari sinergi kuat antara PT KAI dengan dua belas pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur, yang melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Fokus utama kolaborasi ini adalah menjadikan jaringan perkeretaapian sebagai tulang punggung untuk menyajikan pengalaman wisata yang tidak hanya nyaman tetapi juga penuh nilai edukasi dan budaya.

Program “Rail Tour Jawa Timur” secara spesifik dirancang untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang terpadu dan khas. Kereta api dijadikan moda transportasi utama yang secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata menarik di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kemudahan dan kenyamanan. Inisiatif ini mengusung tajuk “Keliling Dunia Tanpa Paspor,” sebuah narasi yang menekankan bahwa kekayaan sejarah, budaya, dan alam lokal Jawa Timur memiliki daya tarik yang setara dengan petualangan global. KAI berharap program ini dapat menciptakan 18 peluang usaha kreatif baru di sekitar stasiun yang dilewati.

Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, menjelaskan bahwa program ini adalah perwujudan dari kolaborasi lintas sektor yang sangat dibanggakan. Sinergi ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal. Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan memberikan kesan perjalanan yang baru. Perjalanan yang ditawarkan dijamin tidak hanya nyaman, tetapi juga sarat akan nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Paket-paket wisata yang disiapkan sangat beragam, termasuk dua paket Kota Pecel Madiun, Paket Kota Angin Nganjuk, Paket Kota Santri Jombang, Paket Kota Tua Kediri, Paket Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan dua paket Kota Bumi Bung Karno Blitar.

“Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat. Perjalanan tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya,” jelas Zainul dalam keterangan tertulisnya pada Senin (24/11/2025). Melalui inisiatif ini, Daop 7 Madiun bersama para mitra berharap dapat mendorong pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk menguatkan pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan jumlah kunjungan dan transaksi di sektor UMKM, menegaskan peran KAI sebagai katalisator kebangkitan pariwisata daerah. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *