Jakarta, 14 Agustus 2025 – Operasional 28 kereta barang setiap hari di wilayah KAI Daop 5 Purwokerto memerlukan pengelolaan keselamatan khusus mengingat karakteristik operasionalnya yang berbeda dengan kereta penumpang. Kereta barang dengan muatan berat dan panjang rangkaian yang lebih besar memiliki tantangan keselamatan tersendiri, terutama dalam hal jarak pengereman dan manuver darurat.
Kereta barang umumnya memiliki berat yang jauh lebih besar dibandingkan kereta penumpang, sehingga membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang. Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro menjelaskan bahwa karakteristik ini membuat kereta barang lebih rentan terhadap kecelakaan di perlintasan jika pengguna jalan tidak mematuhi aturan keselamatan.
Integrasi 28 kereta barang dalam total 138 perjalanan kereta harian di 192 perlintasan Daop 5 memerlukan koordinasi keselamatan yang komprehensif. Kereta barang yang mengangkut berbagai jenis muatan, mulai dari bahan mentah hingga produk jadi, memiliki nilai ekonomi tinggi yang juga perlu dilindungi dari risiko kecelakaan.
“Padatnya lalu lintas kereta memerlukan disiplin tinggi, mengingat kereta api memiliki jalur prioritas dan tidak dapat berhenti mendadak,” tegas Krisbiyantoro. Dia menegaskan bahwa kereta barang memerlukan jalur prioritas yang sama dengan kereta penumpang, sehingga pengguna jalan harus memberikan hak jalan penuh kepada setiap kereta yang melintas. Program keselamatan KAI Daop 5 mencakup edukasi khusus tentang karakteristik kereta barang dan pentingnya menjaga keselamatan operasionalnya.
(Redaksi)

