Jakarta, 11 November 2025 – Komitmen terhadap keselamatan perjalanan kereta api kembali ditegaskan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto melalui pelaksanaan penggantian wesel di Stasiun Patuguran. Pekerjaan pemeliharaan prasarana ini akan dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025, dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 06.00 WIB dan selesai pada pukul 09.00 WIB. Agenda ini menjadi bukti nyata dari upaya KAI dalam memelihara infrastruktur perkeretaapian secara berkelanjutan dan terencana.
Sebagai komponen penting dalam sistem rel kereta api, wesel berfungsi untuk memindahkan arah laju kereta dari satu jalur ke jalur yang lain. Peran wesel sangat krusial dalam mengatur pergerakan kereta api di seluruh jaringan rel yang ada. Pemeliharaan dan penggantian wesel secara berkala menjadi sangat penting untuk memastikan komponen ini tetap berfungsi optimal dan mendukung keselamatan serta kelancaran operasional kereta api dalam jangka panjang.
Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, menegaskan bahwa penggantian wesel merupakan bagian dari program pemeliharaan untuk menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. “Penggantian wesel ini kami lakukan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Selama proses pekerjaan berlangsung, akan ada potensi keterlambatan kereta api,” jelasnya. Pihak KAI sudah mengantisipasi kemungkinan dampak terhadap jadwal kereta dan akan berupaya meminimalkan gangguan yang terjadi.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang berpotensi timbul selama pelaksanaan pekerjaan. Layanan di stasiun kemungkinan akan mengalami penyesuaian jalur masuk dan keluar kereta api untuk mendukung kelancaran kegiatan penggantian wesel. Penumpang diharapkan untuk selalu mengikuti dan memperhatikan pengumuman resmi yang disampaikan petugas stasiun serta tidak ragu untuk menanyakan informasi terkait akses naik turun penumpang bila diperlukan. KAI berharap bahwa melalui kegiatan pemeliharaan ini, peningkatan kualitas prasarana perkeretaapian dapat terwujud sehingga mampu menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggannya.
(Redaksi)

