Semarang, 20 November 2025 – Menjelang musim liburan akhir tahun, KAI Daop 4 Semarang mengingatkan penumpang untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga barang bawaan. Peringatan ini disampaikan mengingat jumlah barang tertinggal sepanjang 2025 mencapai 440 item.
Tren kehilangan diketahui meningkat pada periode perjalanan padat, terutama ketika penumpang membawa lebih banyak barang dibanding hari biasa. Selain faktor kelalaian, perpindahan kereta yang cepat juga sering menjadi penyebab barang tertinggal.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, kembali menekankan pentingnya kewaspadaan selama perjalanan.
“KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Franoto.
KAI menyediakan kanal laporan kehilangan melalui kondektur, Polsuska, serta KAI Contact Center 121 yang siap menerima laporan sepanjang waktu. Setiap laporan diproses dengan prosedur standar yang telah ditetapkan.
Proses pengembalian barang berjalan sesuai ketentuan.
“Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” jelasnya.
Barang-barang yang ditemukan diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database nasional. Hal ini memastikan bahwa setiap barang memiliki jejak pendataan yang jelas selama masa penyimpanan.
KAI Daop 4 juga memperbanyak pengumuman di stasiun untuk mengingatkan penumpang mengenai potensi kehilangan, terutama pada momen keberangkatan dan kedatangan kereta.
Sebagai upaya pencegahan, KAI menekankan agar penumpang tetap memeriksa kembali seluruh barang pribadi sebelum turun.
“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Franoto. (Redaksi)

