Cirebon, 07 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memastikan seluruh jalur kereta api di wilayahnya berada dalam kondisi steril dari gangguan, termasuk dari sampah dan aktivitas berbahaya. Zona steril ini sangat penting untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta.
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Ayep Hanapi, menegaskan bahwa area sekitar rel harus bebas dari segala bentuk hambatan. “Zona steril adalah bagian vital dari sistem perkeretaapian. Tidak boleh ada sampah, barang, atau aktivitas yang mengganggu,” jelas Ayep.
Menurutnya, sampah yang menumpuk di area rel dapat memicu berbagai masalah seperti terganggunya drainase, mengundang hewan, hingga risiko kebakaran jika terbakar.
“Kami tidak ingin ada potensi gangguan sekecil apa pun yang bisa membahayakan perjalanan kereta. Petugas kami rutin memeriksa dan membersihkan jalur rel,” tegas Ayep.
KAI juga bekerja sama dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk menjaga zona steril ini. Patroli bersama dilakukan untuk mencegah dan menindak pelanggaran.
Selain penegakan hukum, sosialisasi kepada masyarakat menjadi fokus utama KAI. “Kami pasang spanduk, papan larangan, dan melakukan pertemuan warga untuk memberikan pemahaman,” kata Ayep.
Ia menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam menjaga zona steril ini. Warga diminta untuk melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar rel.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung upaya ini. Keselamatan kereta adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ayep mengingatkan bahwa UU Nomor 23 Tahun 2007 telah mengatur larangan melakukan aktivitas yang dapat mengganggu jalur kereta, dengan sanksi tegas bagi pelanggar.
Dengan komitmen bersama, KAI berharap seluruh jalur KA di wilayah Daop 3 tetap terjaga dalam kondisi aman, bersih, dan bebas dari gangguan demi kelancaran transportasi. (Redaksi)

