Jakarta, 4 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Subang. Kejadian yang terjadi pada hari Jumat telah berdampak signifikan terhadap rencana perjalanan ribuan pelanggan yang mengandalkan layanan kereta api untuk mobilitas mereka.
Wakil Presiden KAI Daop 3 Cirebon Mohamad Arie Fathurrochman menegaskan bahwa perusahaan menyadari sepenuhnya dampak besar yang ditimbulkan oleh kejadian ini. “Kami menyadari sepenuhnya bahwa kejadian ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan para pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian dari para pelanggan,” ucapnya dengan penuh rasa tanggung jawab.
Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI Daop 3 Cirebon telah mengerahkan lebih dari 200 personel teknis dan pengelolaan untuk melakukan evakuasi, perbaikan jalur, serta rekayasa pola operasi guna meminimalkan dampak bagi pelanggan. Tim yang terdiri dari berbagai divisi bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk memastikan pemulihan layanan dapat dilakukan secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Selama tiga hari berturut-turut, mulai 1 hingga 3 Agustus 2025, KAI Daop 3 Cirebon berhasil memproses pembatalan sebanyak 1.496 tiket pelanggan dengan rincian 1.140 pelanggan pada 1 Agustus, 301 pelanggan pada 2 Agustus, dan 55 pelanggan pada 3 Agustus. Seluruh proses pembatalan dilakukan dengan pengembalian dana 100 persen sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan yang terdampak.
(Redaksi)

