Jakarta, 27 November 2025 – Pengembangan kawasan transit menjadi agenda penting dalam kerja sama antara PT KAI (Persero) dan Pemprov Jawa Barat. Kawasan transit yang terintegrasi akan memudahkan masyarakat dalam berpindah moda transportasi dan meningkatkan efisiensi mobilitas.​

Penataan kawasan transit mencakup pembangunan fasilitas penunjang seperti area parkir, halte angkutan umum, hingga jalur pejalan kaki yang terintegrasi. Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menyatakan bahwa penataan kawasan stasiun harus ramah pejalan kaki dan terintegrasi dengan angkutan umum.​

Joint Working Group akan melakukan kajian kelayakan dan penyusunan desain kawasan transit yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah. Setiap tahapan pengembangan akan dipantau secara berkala untuk memastikan kualitas pelaksanaan.​

Dengan pengembangan kawasan transit yang optimal, KAI dan Pemprov Jawa Barat berharap dapat menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi, efisien, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat.
(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *