Jakarta, 4 November 2025 – Peresmian Stasiun Tanah Abang Baru oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi penanda penting bagi penguatan peran KAI Commuter dalam layanan transportasi publik perkotaan. Stasiun modern ini, yang kapasitasnya melonjak hingga 380 ribu pengguna per hari, berfungsi sentral dalam jaringan KRL. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa KAI Commuter menjalankan 1.141 frekuensi perjalanan Commuter Line setiap hari, yang terdiri dari 1.063 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 14 perjalanan Merak, dan 64 perjalanan Basoetta.
Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa Stasiun Tanah Abang Baru akan memperkuat integrasi antarmoda di kawasan pusat kota Jakarta, mendukung konsep transportasi massal yang efisien dan inklusif. Bobby menambahkan, “Melalui KAI Commuter, kami menjalankan [jumlah frekuensi] perjalanan Commuter Line setiap hari, [rincian] menegaskan dukungan KAI terhadap mobilitas perkotaan.” Peningkatan layanan ini juga didukung oleh skema subsidi PSO yang telah melayani 13,15 juta pelanggan KAI hingga September 2025.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyoroti bahwa pengembangan Stasiun Tanah Abang adalah kebutuhan strategis karena tingginya intensitas penumpang harian, yang saat ini mencapai lebih dari 210 ribu. Dudy juga mengumumkan rencana peningkatan frekuensi perjalanan lintas Tanah Abang–Serpong–Rangkasbitung menjadi setiap 4–6 menit pada tahap pengembangan berikutnya.
Presiden Prabowo Subianto memuji kualitas layanan KRL yang bersih, nyaman, dan ber-AC setelah mencoba langsung perjalanan dari Manggarai. Presiden menyatakan bahwa pemerintah akan terus berinvestasi pada sarana dan prasarana perkeretaapian, termasuk penambahan 30 rangkaian kereta baru, demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat di seluruh Indonesia. (Redaksi)

