Jakarta, 29 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuktikan keseriusannya dalam menjalankan transformasi berkelanjutan dengan meraih sederet penghargaan bergengsi di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Pada 28 November 2025, BUMN transportasi ini membawa pulang lima trofi sekaligus dari ajang ESG Initiative Awards 2025 yang digelar di Jakarta. Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen KAI dalam mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 melalui pelayanan publik modern dan transformasi digital yang berkelanjutan.
Lima penghargaan yang diraih meliputi kategori Best Employee Wellbeing & Development Strategy Gold, Best Energy Transition Program Gold, Best ESG Women Leader Gold, Best CEO for ESG Initiatives Gold, serta Best ESG Reporting & Transparency Silver. EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar pengakuan semata. “ESG bukan hanya konsep, tetapi fondasi operasional kami. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi terhadap seluruh Insan KAI yang terus menjaga standar keberlanjutan dan memastikan transformasi berjalan nyata di lapangan,” jelasnya dengan bangga.
Transformasi yang dijalankan KAI tidak hanya berfokus pada aspek keberlanjutan lingkungan, tetapi juga mencakup peningkatan kesejahteraan pegawai dan penguatan tata kelola perusahaan. Program pengembangan sumber daya manusia, transisi energi ramah lingkungan, hingga transparansi pelaporan menjadi pilar utama yang terus diperkuat. Seluruh upaya ini dilakukan secara sistematis dan terukur untuk memastikan dampak positif yang nyata bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pegawai, pelanggan, hingga masyarakat luas.
Deretan penghargaan ini menjadi bukti bahwa KAI tidak main-main dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di setiap lini operasional. Sebagai perusahaan transportasi terdepan, KAI terus berupaya mengintegrasikan nilai-nilai ESG dalam setiap keputusan strategis dan operasional harian. Komitmen ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, efisiensi pelayanan publik, dan pengembangan ekosistem transportasi yang ramah lingkungan menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.
(Redaksi)

