Jakarta, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan inovasi baru dalam perkeretaapian dengan penggunaan bantalan sintetis pada sejumlah jembatan dan jalur. Bantalan ini menggantikan bantalan kayu tradisional, memberikan ketahanan lebih lama, dan ramah lingkungan karena mengurangi penebangan pohon.
KAI memasang lebih dari 12.000 batang bantalan sintetis sepanjang tahun 2025. Anne Purba menegaskan, “Penggunaan material sintetis ini merupakan komitmen KAI terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Jika hingga November 2025 KAI telah memasang 12.084 bantalan sintetis, maka sebanyak itu juga batang pohon yang berhasil diselamatkan dari penebangan.”
Bantalan sintetis memiliki keunggulan lain, seperti tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, lebih mudah dirawat, serta tahan terhadap bahan kimia seperti oli dan solar. Hal ini meningkatkan ketahanan jalur dan mengurangi kebutuhan pemeliharaan intensif.
Pemasangan bantalan dilakukan secara bertahap di jalur utama yang menjadi lintasan kereta penumpang dan logistik. Tim KAI memastikan setiap instalasi memenuhi standar keselamatan dan kestabilan, sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar dan aman.
Selain fungsi lingkungan dan teknis, inovasi ini juga mendukung efisiensi operasional. Kereta dapat melaju lebih stabil dengan risiko gangguan lebih kecil. Hal ini secara langsung meningkatkan kenyamanan dan kepuasan penumpang.
KAI menekankan bahwa penggunaan bantalan sintetis menjadi bagian dari program modernisasi jalur yang lebih luas. Selain rel dan wesel, material ini menjadi komponen penting dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Teknologi pemasangan bantalan juga memanfaatkan alat berat modern, sehingga proses lebih cepat dan presisi. Tim lapangan KAI mendapatkan pelatihan khusus untuk mengoperasikan alat ini dan memastikan instalasi berjalan sesuai prosedur.
Dengan inovasi ini, KAI berharap dapat memimpin tren keberlanjutan dalam industri transportasi kereta api nasional. Selain menjaga alam, langkah ini juga meningkatkan kualitas perjalanan bagi jutaan penumpang.
Langkah proaktif ini menunjukkan bahwa KAI tidak hanya fokus pada layanan operasional, tetapi juga pada aspek lingkungan dan keberlanjutan, menjadikan perjalanan akhir tahun lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab. (Redaksi)

