Jakarta, 16 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan ekosistem logistik rendah emisi untuk mendukung sektor pertanian nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi KAI dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi hijau.

Melalui pengembangan armada efisien, digitalisasi rantai pasok, serta optimalisasi jalur distribusi berbasis rel, KAI menghadirkan sistem logistik yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.

“Ekosistem logistik rendah emisi ini tidak hanya tentang efisiensi transportasi, tetapi juga tentang tanggung jawab lingkungan dan keberlanjutan masa depan pangan,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

Anne menjelaskan bahwa penggunaan moda berbasis rel mampu mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 75% dibandingkan dengan moda transportasi darat berbahan bakar fosil.

Selain mendukung keberlanjutan, sistem ini juga membantu mempercepat pengiriman pupuk, hasil tani, dan kebutuhan pangan strategis lainnya ke berbagai daerah, menjaga kestabilan rantai pasok nasional.

KAI juga mendorong digitalisasi penuh dalam pemantauan logistik untuk memastikan transparansi dan efisiensi pada setiap proses distribusi.

“Melalui langkah ini, kami ingin menjadi pelopor ekosistem logistik yang bukan hanya andal, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tutur Anne.

Upaya KAI ini menandai transformasi besar dalam industri transportasi Indonesia menuju sistem distribusi hijau yang mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *