Jakarta, 10 November 2025 – Momentum Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025 dimanfaatkan PT Railink untuk mewujudkan nilai perjuangan dalam bentuk pelayanan spesial kepada penumpang. Perusahaan yang mengelola KAI Bandara ini menghadirkan peringatan yang tidak konvensional, yakni dengan memberikan pengalaman pelayanan langsung kepada masyarakat di stasiun dan sepanjang perjalanan kereta di wilayah Yogyakarta serta Medan, meninggalkan pendekatan upacara formal yang biasa dilakukan.
Tema nasional “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” menjadi roh dari seluruh kegiatan peringatan yang diselenggarakan Railink. Perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk menjaga dan mengamalkan nilai perjuangan para pahlawan melalui penyediaan layanan transportasi publik yang berkualitas tinggi, aman, dan berkelanjutan, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Indonesia.
Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama PT Railink, menekankan bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi momen krusial bagi seluruh keluarga besar Railink untuk memperbarui semangat pengabdian dalam melayani masyarakat. “Semangat pahlawan bukan hanya tentang pertempuran di masa lalu, tetapi tentang keberanian, ketulusan, dan pengabdian dalam setiap langkah pelayanan. Nilai itu yang terus kami hidupkan di Railink, terutama dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” jelasnya, menggarisbawahi bahwa pelayanan berkualitas adalah wujud nyata dari semangat kepahlawanan di era modern.
Atmosfer peringatan yang penuh kebersamaan dan kehangatan dapat dirasakan penumpang di Area Yogyakarta melalui KA Bandara YIA yang beroperasi di jalur Stasiun Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport, serta di Area Medan lewat KA Srilelawangsa di lintas Stasiun Kualanamu – Medan – Binjai – Kuala Bingai. Para petugas layanan menyambut penumpang dengan mengenakan kostum bernuansa pahlawan, memberikan sentuhan khusus yang membuat perjalanan lebih berkesan dan penuh makna, sekaligus mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai perjuangan bangsa melalui pengalaman pelayanan yang humanis.
(Redaksi)

