Bali, 31 Desember 2025 — KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang kembali mencatat prestasi sebagai salah satu kereta favorit nasional. Selama Nataru 2025/2026, sebanyak 27.312 tiket KA Sri Tanjung terpesan, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan dari Banyuwangi ke Bali maupun sebaliknya.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan pentingnya Stasiun Ketapang sebagai titik awal dan akhir perjalanan wisata. “Stasiun Ketapang menjadi titik awal dan akhir perjalanan wisata bagi pelanggan, baik yang menuju Bali maupun yang mengeksplorasi Banyuwangi. Kedekatan dengan pelabuhan membantu perjalanan berlangsung efisien dan terencana,” ujar Anne.
Stasiun Ketapang melayani perjalanan jarak jauh dan lokal, termasuk KA Pandanwangi relasi Jember–Ketapang, yang menjadi pilihan warga lokal untuk pulang-pergi.
Lonjakan penumpang juga didorong oleh daya tarik wisata Banyuwangi, seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater, yang mudah diakses dari stasiun ini.
Selain itu, ragam kuliner khas Banyuwangi di sekitar pelabuhan dan pusat kota menambah pengalaman perjalanan wisatawan.
KAI menghadirkan program diskon 30 persen dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 untuk kuota 1.509.080 tempat duduk, mendukung mobilitas yang hemat dan nyaman.
Okupansi kereta jarak jauh mencapai 112,3 persen, sementara kereta lokal mendekati kapasitas penuh, menegaskan Stasiun Ketapang sebagai pusat mobilitas regional.
“Konektivitas kereta api hingga Stasiun Ketapang mendukung kelancaran mobilitas serta mendorong pergerakan wisata dan ekonomi daerah,” tambah Anne.
Pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk membeli tiket, memantau jadwal, dan merencanakan perjalanan secara real time, sehingga liburan semakin praktis (Redaksi).

