Jakarta, 11 September 2025 – Pilihan masyarakat untuk menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) kini semakin condong ke KA Bandara. Sejak awal tahun hingga Agustus 2025, tercatat 1,8 juta penumpang telah menggunakan layanan ini, menjadikannya moda favorit karena kecepatan dan kenyamanan.
Menurut EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, KA Bandara YIA hadir untuk memberikan solusi mobilitas yang modern dan tepat waktu. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan yang efisien menuju YIA. Layanan ini terintegrasi dengan baik untuk menjawab kebutuhan zaman,” ujarnya.
KA Bandara YIA memiliki jadwal perjalanan yang sinkron dengan keberangkatan dan kedatangan pesawat, sehingga memudahkan mobilitas penumpang tanpa risiko keterlambatan akibat macet.
Tak hanya mendukung penumpang, KAI juga menopang kebutuhan energi penerbangan dengan distribusi 68 ribu ton avtur menuju Depo BBM Rewulu. Kombinasi peran ini menegaskan bahwa KAI tidak hanya mengangkut manusia, tetapi juga energi vital untuk penerbangan.
Banyak penumpang menilai KA Bandara YIA sebagai pilihan yang lebih ekonomis sekaligus ramah lingkungan dibandingkan opsi transportasi lain.
Layanan ini juga dinilai membantu meningkatkan daya saing YIA sebagai bandara internasional dengan akses transportasi yang memadai.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan KA Bandara agar mampu menjawab peningkatan kebutuhan masyarakat,” tambah Raden Agus.
Dengan segala keunggulannya, KA Bandara YIA kini menjadi simbol integrasi transportasi darat dan udara di Indonesia.
Mobilitas yang semakin efisien ini juga mendukung pertumbuhan pariwisata Yogyakarta sebagai destinasi unggulan nasional. (Redaksi)

