Purwokerto, 13 November 2025 – Menjelang dimulainya pekerjaan penggantian wesel di Stasiun Linggapura pada 14 November dan Stasiun Lebeng pada 15 November 2025, KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau para penumpang untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan perjalanan kereta. Penggantian wesel merupakan bagian dari pemeliharaan prasarana yang harus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan menekan risiko gangguan operasional. Masyarakat yang bepergian pada tanggal tersebut diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanan.
Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, menjelaskan bahwa pengerjaan wesel menjadi keharusan karena usia teknis perangkat yang telah mencapai batas optimal penggunaannya. Ia menambahkan bahwa tim teknis akan bekerja secara intensif untuk menyelesaikan pekerjaan sesegera mungkin guna meminimalkan dampak terhadap operasional. “Kami meminta penumpang untuk memahami bahwa pekerjaan ini sangat penting untuk keselamatan jangka panjang,” kata Imanuel.
KAI Daop 5 juga telah melakukan serangkaian persiapan untuk mengurangi dampak keterlambatan, termasuk penyusunan pola operasi sementara dan penyesuaian jadwal perjalanan. Kereta yang melintas di lokasi pekerjaan akan diberlakukan pembatasan kecepatan untuk menjaga keamanan petugas dan rangkaian. Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan masinis serta petugas stasiun agar perjalanan tetap berjalan dengan aman.
Meski potensi keterlambatan tidak dapat dihindari, KAI berkomitmen memberikan informasi secara berkala kepada para pelanggan. Melalui aplikasi KAI Access, pemberitahuan di stasiun, serta kanal media sosial, penumpang dapat memantau kondisi perjalanan secara real time. Imanuel menegaskan bahwa transparansi informasi menjadi prioritas untuk menjaga kenyamanan pelanggan.
Dengan adanya imbauan ini, KAI Daop 5 berharap penumpang dapat melakukan persiapan yang diperlukan. Penggantian wesel diharapkan mampu meningkatkan keandalan jalur dan memperkuat keamanan operasional kereta api di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. (Redaksi)

