Semarang, 20 November 2025 – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), mobilitas penumpang kereta diprediksi meningkat signifikan di wilayah kerja PT KAI Daop 4 Semarang. Peningkatan jumlah perjalanan ini kerap diikuti risiko bertambahnya laporan barang tertinggal di stasiun maupun dalam perjalanan. Mengantisipasi hal itu, KAI Daop 4 kembali mengingatkan masyarakat agar lebih cermat menjaga barang pribadi selama berada di area layanan.
Lonjakan pengguna jasa transportasi kereta diperkirakan terjadi mulai awal Desember. Situasi ini menjadi perhatian serius, karena pada periode serupa tahun-tahun sebelumnya jumlah barang hilang selalu meningkat. KAI Daop 4 menegaskan bahwa pengawasan dan patroli petugas akan diperketat, namun kewaspadaan penumpang tetap menjadi faktor utama.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, masyarakat diharapkan tidak lengah selama perjalanan maupun ketika berada di stasiun. Ketelitian penumpang dalam mengamankan barang pribadi sangat membantu mengurangi potensi kehilangan. Pihaknya juga mengimbau agar calon pelanggan datang lebih awal agar tidak tergesa-gesa.
“Menjelang Nataru ini, kami mengimbau para penumpang agar tetap waspada dan memperhatikan barang bawaannya. Momen liburan biasanya membuat penumpang lebih fokus pada perjalanan, sehingga potensi barang tertinggal kerap meningkat,” ujar Krisbiyantoro.
Ia menambahkan, penumpang dianjurkan menandai barang pribadi, seperti koper dan tas, menggunakan identitas untuk memudahkan proses identifikasi jika tertinggal. Selain itu, membawa barang seperlunya dapat membantu penumpang bergerak lebih leluasa saat berpindah moda transportasi di area stasiun.
Petugas di seluruh stasiun Daop 4 juga telah mendapatkan instruksi untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di area ramai seperti ruang tunggu, peron, dan pintu masuk. KAI menyiapkan personel di titik-titik tertentu untuk membantu memantau pergerakan barang bawaan penumpang dan memberikan bantuan jika dibutuhkan.
Hingga kini, laporan barang tertinggal masih cukup sering diterima petugas. Meski sebagian besar barang berhasil kembali ke pemiliknya, KAI menilai upaya pencegahan tetap harus dikedepankan. Edukasi dan pengingat secara berkala kepada penumpang akan terus dilakukan selama masa angkutan Nataru.
Dengan hadirnya layanan Lost and Found serta peningkatan patroli petugas, KAI Daop 4 berharap pengalaman perjalanan penumpang semakin aman dan nyaman. Masyarakat diimbau memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan dan segera melapor jika mengetahui adanya barang tertinggal. (Redaksi)

