Jakarta, 20 Agustus 2025 – Komitmen besar PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam modernisasi sistem logistik nasional terwujud melalui investasi USD 222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun untuk pengadaan lokomotif CC 205 buatan Amerika Serikat. Proyek ambisius ini mendukung proyeksi angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton dan 10,9 juta ton angkutan non-batu bara pada tahun 2029, menunjukkan visi jangka panjang KAI dalam mengembangkan infrastruktur transportasi berbasis rel.

Lokomotif CC 205 dari Amerika ini dirancang dengan teknologi ramah lingkungan yang mampu mengurangi emisi CO₂ hingga 84%, sejalan dengan visi KAI untuk mendukung sistem logistik nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pengoperasian resmi lokomotif ini di Stasiun Tanjungkarang menandai babak baru dalam transformasi sektor angkutan barang Indonesia, khususnya untuk komoditas strategis seperti batu bara yang menjadi tulang punggung energi nasional.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem logistik berbasis rel nasional, KAI juga mengimplementasikan pengadaan 1.125 unit gerbong datar BM 54 ton untuk angkutan barang di Sumatera Selatan. Pengiriman tahap awal sebanyak 60 unit telah tiba di Divre III Palembang pada 6 Juli 2025 dan siap digunakan untuk mendukung operasional lokomotif CC 205 Amerika dalam mengoptimalkan kapasitas angkutan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menekankan bahwa pengadaan lokomotif CC 205 dan gerbong datar BM 54 ton merupakan upaya strategis untuk mempercepat pergeseran logistik dari moda darat ke moda rel yang lebih efisien dan ramah lingkungan. “Kami berharap dengan tambahan sarana ini, sistem logistik nasional akan semakin terintegrasi dan efisien, mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Anne, menegaskan komitmen KAI terhadap pembangunan transportasi berkelanjutan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *