Jakarta, 22 Oktober 2025 – Insan KAI di Daop 6 dan Balai Yasa Yogyakarta mendorong inovasi layanan melalui kegiatan perdana Ngalcer (Ngobrol tentang Culture). Forum ini digelar untuk memperkuat budaya kerja dan membangun kolaborasi antarpegawai yang berdampak pada kualitas layanan KA.
Sekitar 200 pekerja mengikuti sesi interaktif yang membahas penerapan nilai kerja, etika komunikasi, dan cara membangun budaya perusahaan yang produktif dan inovatif.
Direktur SDM dan Kelembagaan KAI Atih Nurhayati menegaskan, “Budaya kerja yang kuat membentuk karakter, disiplin, dan ketulusan dalam melayani. Dari budaya yang sehat lahir kinerja yang berkelanjutan dan pelayanan yang semakin berkualitas.”
Atih menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan peringatan HUT ke-80 KAI yang mengusung tema ‘Semakin Melayani’, sebagai upaya perusahaan untuk memperkuat pelayanan dan inovasi di seluruh wilayah operasi.
Ngalcer memberi kesempatan kepada pegawai untuk terbuka dalam menyampaikan ide, memperkuat sinergi, dan membangun komunikasi positif di kantor maupun secara digital.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyebutkan, Yogyakarta menjadi simpul penting konektivitas antarkota, dengan pertumbuhan signifikan di KA Jarak Jauh, Commuter Line, Prameks, dan layanan KA Bandara.
Balai Yasa Yogyakarta turut menegaskan peran pentingnya dalam menjaga keandalan sarana, termasuk inovasi digitalisasi pemeliharaan yang meningkatkan efisiensi dan presisi kerja.
Forum ini menunjukkan bahwa budaya perusahaan menjadi fondasi untuk inovasi, kolaborasi, dan peningkatan layanan pelanggan KAI.
“Budaya perusahaan menjadi penuntun bagi setiap Insan KAI dalam bekerja dan berinteraksi. Ketika nilai-nilai kerja dijalankan secara konsisten, hasilnya akan tercermin dalam kinerja dan kualitas layanan yang semakin baik,” tutup Anne Purba. (Redaksi)

