Jakarta, 12 Agustus 2025 – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan menjadi fokus utama dalam implementasi kerjasama KAI dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, dengan penerapan konsep green transportation yang mengutamakan efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, dan minimalisasi dampak lingkungan. Inisiatif ini sejalan dengan agenda global untuk mencapai net zero emission dan sustainable development goals.

Kereta api sebagai moda transportasi yang secara alami lebih ramah lingkungan dibandingkan transportasi darat lainnya, menjadi pilihan strategis untuk mengurangi jejak karbon sektor transportasi di Yogyakarta. Dengan melayani total 3.533.664 penumpang selama Semester I 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca melalui perpindahan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal yang lebih efisien.

Commuter Line Yogyakarta yang melayani 4.413.690 penumpang dengan pertumbuhan 17,25% menunjukkan keberhasilan dalam mengalihkan pola perjalanan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang lebih berkelanjutan. Setiap perjalanan dengan kereta commuter dapat menggantikan puluhan perjalanan kendaraan pribadi, menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas udara dan pengurangan kemacetan.

Anne Purba menegaskan komitmen KAI terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan. “Setiap pengembangan infrastruktur yang kami lakukan mempertimbangkan aspek lingkungan, mulai dari penggunaan teknologi hemat energi, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, hingga konservasi sumber daya alam,” ungkap Anne. Kerjasama dengan Kasultanan juga memastikan bahwa pengembangan infrastruktur dilakukan dengan menghormati ekosistem lokal dan warisan alam yang ada, menciptakan harmoni antara kemajuan teknologi dan pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *