Jakarta, 26 September 2025 – Perayaan ulang tahun kedua Light Rail Transit (LRT) Jabodebek menjadi momen strategis bagi KAI Group untuk memperkuat integrasi sistem transportasi perkotaan. Dalam dua tahun operasional, LRT Jabodebek telah mencatat prestasi gemilang dengan melayani lebih dari 45 juta pelanggan hingga 24 September 2025.

Integrasi antarmodal menjadi kunci sukses LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas masyarakat Jabodetabek. Stasiun Halim yang terkoneksi dengan kereta cepat Whoosh berhasil melayani 1.041.846 pelanggan tap in dan 831.829 pelanggan tap out. Sementara itu, Stasiun Cikoko yang terhubung dengan Commuter Line mencatat 3.682.684 pelanggan tap in dan 3.729.617 pelanggan tap out sepanjang periode operasional.

Capaian paling mengesankan ditunjukkan Stasiun BNI City sebagai simpul integrasi dengan Commuter Line dan MRT Jakarta. Stasiun ini mencatat 7.405.570 pelanggan tap in dan 6.861.391 tap out dalam rentang 28 Agustus 2023 hingga 24 September 2025. Angka ini membuktikan efektivitas strategi integrasi transportasi yang diusung KAI Group.

“LRT Jabodebek adalah wajah masa depan transportasi perkotaan yang kami bangun bersama masyarakat. Integrasi dengan Whoosh, Commuter Line, MRT, dan TransJakarta menjadi bukti nyata strategi KAI Group dalam membangun ekosistem mobilitas yang efisien,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba. Momentum HUT ini menjadi titik awal penguatan peran KAI sebagai tulang punggung konektivitas nasional.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *