Jakarta, 16 Oktober 2025 — Menyambut Hari Standar Dunia 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan layanan transportasi publik berstandar global. Penerapan 36 sertifikat ISO di berbagai lini operasional menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam menjamin mutu, keselamatan, dan keberlanjutan.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan visi perusahaan, “Be a National Integrated Logistics Toward World Class Railways Operator,” yang kini diwujudkan melalui sistem manajemen berstandar internasional.

“Setiap sertifikat ISO yang diterapkan KAI merupakan bukti independen bahwa perusahaan beroperasi sesuai standar internasional yang ketat. Ini menunjukkan dedikasi KAI dalam menjaga kualitas layanan, transparansi tata kelola, serta tanggung jawab terhadap lingkungan dan keselamatan pelanggan,” ujar Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Raden Agus menjelaskan, 36 ISO KAI terbagi dalam enam bidang strategis, termasuk manajemen mutu, anti penyuapan, lingkungan, keselamatan kerja, keamanan informasi, dan manajemen arsip. Hal ini menunjukkan komitmen KAI yang menyeluruh dari sistem hingga manusia.

Penerapan ISO 14001:2015 di Dipo Lokomotif Cirebon, Balai Yasa Cirebon Prujakan, Balai Yasa Yogyakarta, dan Balai Yasa Tegal membuktikan perhatian KAI terhadap lingkungan. “Bengkel-bengkel besar tempat perawatan kereta kini sudah menjalankan proses yang ramah lingkungan,” tambah Raden Agus.

Selain fokus lingkungan, KAI juga menjaga keamanan data pelanggan melalui ISO 27001:2013, mengantisipasi risiko siber yang meningkat. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan digital perusahaan.

Lebih dari 18.000 petugas operasional KAI memiliki sertifikasi kompetensi sesuai standar nasional dan internasional. “Sertifikasi ini memastikan bahwa seluruh petugas yang terlibat dalam operasional kereta api memiliki kompetensi dan tanggung jawab tinggi dalam menjaga keselamatan perjalanan,” jelas Raden Agus.

Dengan penerapan standar internasional di seluruh lini, KAI menegaskan posisi Indonesia di peta transportasi modern dunia. “Standar bukan hanya simbol prestasi, tetapi fondasi kepercayaan publik. Melalui penerapan ISO dan inovasi berkelanjutan, KAI berkomitmen menghadirkan transportasi publik yang andal, transparan, dan berdaya saing global,” tutup Raden Agus. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *