Jakarta, 5 Agustus 2025 – Setelah berhasil mengatasi gangguan operasional akibat insiden pada KA Argo Bromo Anggrek awal bulan ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini mengalihkan fokus pada upaya perbaikan layanan dan peningkatan keandalan sistem.
Pada 4 Agustus 2025, sebanyak 283 KA berhasil diberangkatkan, dan 280 di antaranya atau sekitar 99 persen berangkat sesuai jadwal. Di sisi kedatangan, 241 dari 284 KA tiba tepat waktu. Hasil ini menandai keberhasilan proses pemulihan operasional.
Selain pembenahan operasional, KAI juga memberikan kompensasi kepada pelanggan berupa refund penuh untuk tiket dengan tanggal keberangkatan 1–3 Agustus 2025. Ini menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam menjaga kepuasan pelanggan.
“Sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan pelanggan, KAI memperluas akses layanan pengembalian bea tiket 100 persen. Refund ini berlaku bagi pelanggan yang terdampak dan memiliki tiket keberangkatan pada tanggal 1, 2, dan 3 Agustus 2025,” tutur Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Refund dapat diajukan melalui Contact Center 121 dan aplikasi Access by KAI, mulai 4 Agustus pukul 14.00 WIB. Pelanggan tidak perlu datang ke stasiun untuk mengurus pembatalan dan pengembalian dana.
Skema pengembalian mencakup syarat seperti keterlambatan keberangkatan lebih dari satu jam, penolakan moda pengganti, serta ketidakmampuan melanjutkan perjalanan. Dana dikembalikan penuh, tidak termasuk bea pemesanan.
Pelanggan cukup menyertakan kode booking, NIK, nama, rekening, dan nomor telepon aktif. Pengajuan berlaku hingga tujuh hari setelah tanggal keberangkatan dan dapat dicairkan secara tunai atau melalui transfer.
Dengan momentum ini, KAI berkomitmen terus memperbaiki diri agar layanan transportasi publik berbasis rel semakin andal, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Redaksi)

