

Garut, 9 November 2025 – Dalam upaya mengakselerasi perekonomian daerah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah inovatif dengan mengubah aset tidak terpakai di Stasiun Cipeundeuy menjadi lahan produktif untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peresmian kios UMKM pada 1 November 2025 menjadi tonggak penting dalam strategi ini, di mana waktu henti kereta yang krusial bagi keselamatan operasional ($ \pm 10$ menit) kini menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat Kecamatan Malangbong. Dengan penataan kios yang modern dan higienis, produk-produk lokal Garut berhasil menarik minat penumpang KA Lodaya, Turangga, dan Argo Wilis. Inisiatif ini tidak hanya sejalan dengan misi KAI untuk memberikan pelayanan terbaik, tetapi juga menegaskan peran BUMN sebagai agen pembangunan ekonomi, khususnya dalam mendukung UMKM agar lebih berdaya saing. Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menekankan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi antara operasional dan pemberdayaan komunitas dapat menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. (Redaksi)

