Lumajang, 25 November 2025 – Upaya pemulihan masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 9 Jember. Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menyalurkan berbagai bantuan dasar bagi warga yang kini masih berada di titik-titik pengungsian. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, kepada Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, di Pendopo Kabupaten Lumajang.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan logistik penting seperti bahan makanan pokok, pakaian, sarung, selimut, matras, perlengkapan mandi, obat-obatan, hingga keperluan sehari-hari lainnya. Total nilai bantuan mencapai Rp50 juta dan ditujukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat. KAI menilai dukungan cepat sangat dibutuhkan mengingat sebagian warga masih terisolasi dan bergantung pada pasokan dari berbagai instansi.
Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen hadir dalam upaya kemanusiaan ini. “Bantuan ini merupakan bagian dari program CSR KAI sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru. KAI Daop 9 Jember turut prihatin atas musibah ini, dan kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga serta memenuhi kebutuhan mendesak di pengungsian. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, relawan, dan seluruh petugas yang terus bekerja di lapangan,” ujarnya.
Selain distribusi bantuan, KAI Daop 9 Jember juga terus berkoordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memastikan kebutuhan lanjutan dapat dipenuhi. Perusahaan membuka ruang kolaborasi apabila diperlukan dukungan tambahan di tahap pemulihan pascabencana yang diperkirakan berlangsung dalam waktu cukup panjang.
KAI berharap kegiatan tanggap darurat ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di sekitar Gunung Semeru. Dengan dukungan berbagai pihak, aktivitas warga diharapkan segera kembali pulih. (Redaksi)

