Jakarta, 3 Desember 2025 – Fokus pada peningkatan kemampuan hospitality menjadi prioritas dalam program pelatihan petugas kebersihan yang diselenggarakan KAI Services menjelang periode Nataru 2025. Perusahaan menyadari bahwa kebersihan stasiun saja tidak cukup untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi penumpang, tetapi juga perlu didukung dengan pelayanan yang ramah dan profesional dari setiap petugas. Unit Cleaning kantor pusat KAI Services secara khusus memberikan pembinaan kepada petugas On Station Cleaning di berbagai lokasi, termasuk Stasiun Jatinegara, dengan materi yang menekankan pentingnya aspek pelayanan pelanggan dalam pekerjaan mereka.
Program pelatihan dirancang untuk mengintegrasikan kemampuan teknis dan soft skills secara seimbang. Para peserta tidak hanya mempelajari standar operasional kebersihan yang mencakup sistem Atebada dan Debanobersa, tetapi juga mendapatkan pembekalan tentang prinsip-prinsip pelayanan prima. Materi hospitality mencakup cara berkomunikasi yang efektif dengan penumpang, menunjukkan empati terhadap kebutuhan mereka, menangani situasi sulit dengan tenang, dan memberikan bantuan yang diperlukan dengan proaktif. Para petugas diajarkan bahwa setiap interaksi dengan penumpang adalah kesempatan untuk menciptakan kesan positif tentang layanan kereta api.
Format pelatihan yang partisipatif memungkinkan peserta untuk belajar melalui role play dan simulasi situasi nyata yang mungkin mereka hadapi di stasiun. Mereka berlatih cara merespons pertanyaan penumpang, menangani keluhan dengan profesional, dan memberikan arahan dengan jelas dan ramah. Suasana pembelajaran yang kondusif mendorong peserta untuk berani mencoba dan mendapatkan umpan balik konstruktif dari fasilitator. Edi Baktiar, seorang petugas OSC yang mengikuti pelatihan, menyatakan bahwa materi hospitality sangat bermanfaat untuk pekerjaannya. “Pelatihan ini sangat bagus untuk meningkatkan skill dan kualitas kerja saya sebagai petugas OSC. Saya belajar teknik kebersihan yang lebih efektif, sekaligus bagaimana bersikap ramah kepada penumpang. Ini sangat bermanfaat untuk pekerjaan saya sehari-hari,” katanya dengan penuh antusiasme.
Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, menjelaskan bahwa fokus pada hospitality merupakan strategi perusahaan untuk membedakan layanan mereka dari kompetitor. Dia menekankan bahwa petugas kebersihan yang memiliki sikap ramah dan membantu dapat secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan. “Menjelang masa liburan Nataru 2025, KAI Services terus meningkatkan kualitas pelayanan. Khusus unit Cleaning, kami membekali para petugas dengan keterampilan yang lebih baik agar mereka dapat bekerja sesuai standar kami. Nataru 2025/2026 adalah momentum bagi KAI Services untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan yang bepergian menggunakan kereta api,” paparnya pada awal Desember. Dengan penguatan aspek hospitality ini, KAI Services berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga menyenangkan secara emosional bagi setiap pelanggan.
(Redaksi)

